MAN-IN THE MIDLE, sniffing, web depacement

By dewapost

MAN IN THE MIDDLE
Dua orang sedang asyik berkomunikasi menukar informasi melalui sebuah jalur, tidak disangka bahwa seorang hacker telah mencegat pesan yang berlalu lalang, hacker tersebut kemudian dapat membaca, memodifikasi, dan mengirimkan kembali pesan yang telah berubah tersebut kepada korban. serangan ini disebut dengan man in the middle.

SNIFFING
mirip dengan metode man in the middle, metode sniffing mengambil paket data yang lewat. hanya saja sniffing bersipat pasif dan tidak melakukan modifikasi terhadap paket tersebut, melainkan mengambil dan menganalisisnya.

WEB DEFACEMENT
Serangan ini umumnya tidak berbahaya “hanya” mengubah tampilan web, tetapi tetap tergolong sebagai tindak perusakan (vandalisme).
web defacement kadang dilatarbelakangi oleh kepentingan politik atau agama. jika web defacement berhasil menyerang sebuah website yang seharusnya memiliki keamanan tinggi ( seperti website dengan fasilitas transaksi online), tentunya akan dapat mengurangi kepercayaan pelanggan. masih banyak metode ancaman lain seperti D DOS (Dìstributed Denial Of Service), trojan, walware, spoofing dan lain-lain.

METODOLOGI HACKING
Terdapat langkah-langkah yang umum dilakukan hacker, yang dikenal sebagai metode untuk melakukan hacking. walaupun bukan merupakan langkah yang harus diikuti atau selalu dilakukan hacker, tetapi umumnya menjadi acuan dasar dalam aksi mereka.
metodologi tersebut adalah
1 discovery/ reconnaissance
2 scanning
3 enumeration
4 penetration
5 elevation
6 pilfer
7 expansion
8 housekeeping.

Tinggalkan Balasan